Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Menjaga Kesehatan Adalah Ibadah

Gambar
Menjaga Kesehatan Adalah Ibadah Menjaga kesehatan sejatinya bukan sekadar upaya duniawi, melainkan bagian dari ketaatan kepada Allah. Tubuh yang kuat, pikiran yang jernih, dan jiwa yang tenang adalah prasyarat untuk beribadah dengan sempurna. Maka setiap gerak yang diniatkan untuk merawat tubuh, memilih makanan halal lagi baik, dan berolahraga dengan niat menguatkan diri agar bisa beribadah lebih baik, semua itu bernilai ibadah di sisi Allah. Menjaga kesehatan adalah wujud syukur atas nikmat tubuh yang Allah titipkan. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman: وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.” (QS. Al-Baqarah: 195) Ayat ini bukan hanya larangan untuk berbuat maksiat atau nekat dalam bahaya, tapi juga peringatan halus agar kita tidak menelantarkan tubuh. Ketika seseorang lalai menjaga kesehatan, makan sembarangan, malas bergerak, dan mengabaikan istirahat, sebenarnya ia sedang menjatuhkan diri ke dalam...

Beberapa Poin Menarik Dari Buku ESQ

*Gaaeess, ada yg pernah dengar atau familiar dengan istilah "ESQ" (Emotional & Spiritual Quotient) / Kecerdasan Emosional dan Spiritual.?* Penulis akan memberi beberapa poin menarik dari buku ini. Baiklah tak berlama - lama lagiii,,,  Ini diaaa,,Let's gooo..!! *1. Berinvestasilah untuk otak anda karena itu lebih penting dan produktif,* orang-orang didunia akhirnya sulit menggunakan otak mereka sehingga seringkali yang mereka lakukan ditentukan oleh bukti sosial yang pada gilirannya membuat keputusan yang salah. ➡️ Maksudnya disini adalah dengan kita banyak ilmu, kita bisa membuat keputusan² dalam hidup yang lebih baik. *2. Ulang - ulang konten (bacaan, tontonan, dll) yang anda anggap baik berali - kali,* agar anda semakin mengerti dan meresapi apa maksud dan tujuan baik didalamnya. Terkadanag dibacaan / tontonan pertama kita miss apa yang hendak disampaikan penulis/pembuat konten. *3. Didalam ilmu psikologi ada istilah problem focus coping. Yaitu cara kita menghadapi ...

Makna Usaha

*Gaaeess.., Ada yang pernah denger 10 pintu rezeki 9-nya dari usaha?* Ada sudut pandang menarik dari kata "Usaha" disini. Mari kita telaah, Cuuuss..,  Maksud "Usaha" disini bukan hanya berarti berdagang yaaa.. Jadi "Usaha" disini adalah kata Kerja (Verb). Berarti Kerja-pun dalam tanda petik "Usaha".  Krn sama2 kata "Kerja".  I work everday.  I sell food everyday.  Sama² kata kerja kan? Walau yg satu "berkerja" dan yg satu "berwirausaha". Nah yg mau dibahas disini adalah makna "Usaha" dan 10 pintu rezeki, 9-nya dari usaha. Point nya begini.. Ketika seorang pedagang dia "Ber-Usaha" melayani pembelinya dengan baik, memberikan harga yang wajar. Lalu dia "Berusaha" mengurus tokonya dengan baik, membersihkan, merapihkan, menjaga, dan merawatnya. Dia juga tetap menjaga ibadahnya / hubunganya ke Allah dengan baik.  Dan juga dia menjaga hubungan baik ke tetangga kanan, kiri tokonya.  Dan dia laku...

Menjaga Persaudaraan Di Grup WhatsApp

TIPS MENJAGA PERSAUDARAAN DI GROUP !!! 1. Pahami bahwa kita memiliki perbedaan yaitu ... ☆ Usia ☆ Hobi ☆ Status ☆ Pendidikan ☆ Sifat ☆ Latar Belakang ☆ Kedewasaan  ☆ Profesi ☆ Lingkungan ☆ Pola Pikir, dll. 2. Dari perbedaan tersebut, harap maklum jika ada anggota yang: ☆ Suka Humor ☆ Serius atau Santai ☆ Suka Ceramah Agama ☆ Suka Menasihati ☆ Suka Mengkritik ☆ Suka Cerita Politik ☆ Suka Posting Artikel ☆ Suka berita Hoax ☆sensitif 3. Keaktifan posting para anggota berbeda-beda: ☆ Sangat aktif ☆ Sederhana aktif ☆ Kadang-kadang aktif ☆ Tak aktif tapi suka baca ☆ Memang malas buka wa ☆ Jadi anggota tapi tak aktif 4. Jangan mudah terpengaruh dengan isi postingan sehingga kita jadi: ☆ Emosi dan Baper ☆ Tersinggung ☆ Tak mau kalah ☆ Percaya begitu saja ☆Emosi kemudian diblokir 5. Jika ada postingan yang isinya keliru, kita perlu luruskan. Jangan menambah gaduh atau memperkeruh suasana. Bagi yang postingannya tak betul, jika diluruskan jangan cepat tersinggung 6. Terkadang ada posting...

Pengalaman

Gambar
Jauah jalan banyak diliek, lamo iduik banyak diraso. ✨ Semakin jauh melangkah, semakin banyak yang dilihat. Semakin lama hidup, semakin banyak yang dirasa. Peribahasa Minangkabau ini mengajarkan bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Semakin luas langkah dan perjalanan seseorang, semakin banyak pelajaran hidup yang ia temui — baik suka maupun duka. Hidup bukan sekadar panjang umur, tapi bagaimana kita belajar dari setiap langkah dan rasa yang dilewati. 🌿 🚶‍♂️ Jauh berjalan membuka mata, lama hidup membuka hati. #Pituluik #PeribahasaMinang #KearifanLokal #BudayaMinangkabau #NilaiHidup #Pengalaman #Hikmah

Bisnis Yang Cepat Dapat Cuan

Sumber paling gampang buat cari duit: - Nafsu laki-laki - Keinginan cewek buat tampil cantik - Kesehatan orang yg udah lansia - Pendidikan buat anak - Ketakutan orang kaya kehilangan hartanya - Ambisi orang bokek yg pengen cepet kaya. 1. Nafsu laki-laki: Contoh: Industri konten dewasa, aplikasi kencan premium, situs atau layanan langganan video/streaming dengan fitur interaksi khusus. Misalnya, platform live-streaming di mana pengguna membayar untuk konten eksklusif atau interaksi personal. 2. Keinginan cewek untuk tampil cantik: Contoh: Bisnis kosmetik, klinik kecantikan, perawatan kulit, atau produk perawatan tubuh. Produk-produk ini bisa mencakup make-up, skincare, alat kecantikan, hingga kursus make-up atau influencer kecantikan yang menjual produk afiliasi. 3. Kesehatan orang yang sudah lansia: Contoh: Bisnis alat bantu kesehatan, kursus senam lansia, suplemen khusus lansia, layanan home care, hingga teknologi kesehatan (misalnya wearable device yang bisa memonitor kondisi kesehat...

Menjadi Tua

🌿MASA TUA  YANG ANGGUN🌿 Fajar menyapa tanpa tergesa.  Ia tahu, waktu tak lagi dikejar, tapi disyukuri. Dan engkau yang sedang menua, bukan menjadi lemah, tapi sedang _diberi karunia untuk memahami yang tak sempat dibaca ketika muda._ Engkau kini sampai di musim hidup, dimana kecepatan bukan lagi menjadi ukuran, _melainkan kejernihan hati, dan lapangnya dada._ _Kini Saatnya Merawat Diri,_ _Bukan Mengejar Dunia Lagi._ Wahai jiwa yang telah lama berlari, kini bukan saatnya untuk membuktikan apa-apa. Istirahatlah dengan penuh kesadaran, karena tubuhmu pun ingin dipeluk. Merawat diri di usia tua bukan keegoisan.  Itu adalah _*bentuk syukur.*_ Karena tubuh adalah titipan yang diminta kembali dalam keadaan sebaik-baiknya. Pilih Sunyi,  Hindari Ramai yang Menguras. Tak semua undangan layak disambut. Tak semua percakapan patut ditanggapi. Kini saatnya engkau memilih,  bukan karena sombong, tapi karena engkau paham bahwa _damai lebih berharga dari sekedar ramai._ Tua b...

Tanda Kesehatan Jiwa

Selamat hari Kesehatan Jiwa, 10-Oktober-2024. Tanda sehat jiwa versi penyintas ODS/ODGJ : 1. Mengakui dan menerima keterbatasan diri, bukan untuk orang lain, tapi terutama untuk diri sendiri.   2. Mau belajar menerima anggota keluarga yang lain apa-adanya, dengan meminimalkan prasangka negatif, karena pencapaian pemulihan juga adalah hasil dari interaksi dan dukungan dari anggota keluarga yang lainnya. 3. Terus berproses untuk mau menjalani peran & menerima tanggung jawab yang jadi bagiannya secara sadar serta sungguh-sungguh. 4. Berproses menumbuhkan kesadaran secara terus menerus bahwa diri sendiri membutuhkan terapi medis yg berkelanjutan, tanpa terpengaruh oleh pihak lain yang tidak memahami. 5. Terus belajar berproses menerima kehilangan, dukacita dan kesulitan hidup sebagai bagian dari proses perjalanan kehidupan yang dialami setiap orang. 6. Berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan secara proporsional dan seimbang, berusaha tidak dipengaruhi oleh prasangka negatif....

Sekuat Apa Tekadmu?

Sekuat apa tekadmu? Segigih apa kamu berusaha?  Sebenarnya bukan soal kuatnya otot atau kerasnya kepala. Semua kembali pada satu hal: purpose. Kalau tujuanmu dangkal, sedikit capek saja kamu berhenti. Sedikit gagal saja kamu menyerah. Tapi kalau purpose-mu dalam, jelas, dan terasa sampai ke tulang, malas jadi kecil, excuse jadi hilang. Purpose itu seperti api dalam tungku. Tanpa api, besi tetap dingin meski kamu pukul sekeras apa pun. Dengan api, sekali pukul pun bisa membentuk baja. Pertanyaannya, sudahkah kamu menemukan apimu? Baca caranya. https://aansetianto.com/meluruskan-tujuan-hidup/

Melihat Bagaimana Jalan Hidup Seorang Sufi

Gambar
Rumus Sufi Seni Berserah Hidup manusia tidak pernah lepas dari ikhtiar dan takdir. Kita sering merasa gelisah ketika berusaha mengendalikan sesuatu yang sejatinya berada di luar jangkauan kita. Kegelisahan itu lahir karena hati ingin memaksa takdir agar sejalan dengan keinginan. Padahal semakin kuat manusia menekan sesuatu yang tidak bisa dikuasai, semakin jauh ia dari ketenangan. Para sufi mengajarkan keseimbangan hidup dengan satu rumus sederhana: kendalikan apa yang bisa dikendalikan, lalu berserahlah sepenuhnya kepada Allah untuk apa yang tidak mungkin dipegang manusia. Kendali itu meliputi pikiran, ucapan, perbuatan, niat, dan doa. Itulah ladang yang Allah titipkan kepada kita untuk dikelola. Setelah benih usaha ditanam, jangan biarkan hati terikat pada hasil, sebab buah dari usaha tidak ditentukan oleh tangan manusia, melainkan oleh kehendak Allah. Allah menegaskan dalam Al-Qur’an: ﴿وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَى۝ وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَى۝ ثُمَّ يُج...

Hutang

Utang adalah kata yang hampir semua orang kenal. Ada yang menggunakan utang untuk modal usaha, ada yang memanfaatkannya untuk membeli rumah, dan ada pula yang terjebak dalam lingkaran pinjaman konsumtif. Masalahnya bukan hanya pada seberapa besar utang itu, tetapi lebih dalam lagi: pada mindset atau pola pikir. Banyak orang berpikir utang adalah solusi praktis setiap kali uang tidak cukup. Ketika gaji habis di pertengahan bulan, utang jadi pilihan. Saat ada keinginan untuk membeli sesuatu yang sebenarnya belum sanggup, utang lagi-lagi jadi jawabannya. Pada akhirnya, utang terasa seperti jalan keluar yang wajar, padahal sebenarnya ia sedang menggali lubang yang semakin dalam. Sejumlah penelitian juga membuktikan bahwa faktor psikologis dan pola pikir lebih berpengaruh daripada sekadar jumlah penghasilan. Orang dengan gaji besar pun bisa terlilit utang jika mindset mereka keliru. Sebaliknya, orang dengan penghasilan sederhana bisa hidup tanpa utang jika pola pikirnya benar. Mari kita lih...

Tak Ada Waktu Yang Sempurna

Banyak orang menunggu waktu “sempurna” untuk memulai. Menunggu modal cukup, relasi lengkap, kondisi tenang, atau peluang datang. Tapi kesempurnaan itu fatamorgana. Selalu ada yang kurang, selalu ada alasan baru untuk menunda. Dan kalau pun semua syaratmu tercapai, biasanya waktunya sudah lewat. Kesempatan tidak datang dalam paket lengkap. Ia datang dalam wujud berantakan, penuh risiko, dan kadang membuatmu ragu. Justru itulah tanda, saatnya mulai sekarang. Karena menunggu sempurna, sama saja menunggu terlambat. Ig : @aansetianto