Kalimat ini mungkin sudah kita dengar berkali-kali, “Hati yang gembira adalah obat”. Hari ini, sains mulai memahami bagaimana pikiran dan tubuh ternyata saling terhubung. Menariknya, ilmu kedokteran modern juga semakin memahami bahwa kondisi pikiran dan tubuh tidak berdiri sendiri. Ketika kita mengalami stres berkepanjangan, tubuh dapat merespons melalui berbagai jalur biologis, termasuk sistem saraf, hormon stres, sistem imun, dan proses inflamasi. Sebaliknya, berbagai penelitian menemukan bahwa psychological well-being seperti rasa optimis, kepuasan hidup, emosi positif, dan rasa memiliki tujuan hidup berkaitan dengan kesehatan fisik yang lebih baik. Hubungan ini bukan berarti: “Kalau bahagia, semua penyakit akan sembuh.” Bukan begitu. Namun, kesehatan mental dan kesehatan fisik memang saling berhubungan. Orang yang memiliki kesejahteraan psikologis yang baik juga cenderung memiliki perilaku yang lebih sehat, seperti tidur yang lebih baik, lebih aktif secara fisik, dan lebih ma...