Sabtu, 30 Januari 2016

Tidak Perlu Umroh Berkali - Kali

Ada seorang nenek yang dalam kurun waktu 3 tahun sudah 3 kali berumroh. Singkat cerita sang anak yang tinggal jauh dari sang ibu karena sudah berkeluarga menegur ibunya. Bu untuk apa ibu pergi umrah berkali - kali. ?
Uang, waktu, dan energi ibu banyak terbuang.

Lebih baik ibu menyedakahkannya ke anak yatim.
Sang anak pun menasihati ibunya untuk lebih mengurusi keperluan anak - anak dan cucunya.
Sang ibu memiliki 3 orang anak perempuan.
Anak yang menasihati tersebut anak yang paling kecil.
Sang anak pun menceritakan bagaimana cucunya dari anak pertama dan kedua membubuhkan nya sebagai sosok yang dapat memberikan solusi. Bisa dibilang sebagai tempat curhat anak2nya atau cucu2nya.
Karena walaupun kondisi ekonomi anak - anak dan cucunya baik tapi akhlaknya masih perlu di bentuk agar betul - betul memiliki akhlak yang baik.
Sang anak pun bercerita bagaimana cucunya dari anak kedua walaupun sekolah di pesantren tetapi isi facebooknya tentang pacar2an. Dan cucu pertama dari anak keduanya kuliahnya belum selesai2.
Dan sang anak pun butuh sosok seorang yang bisa menguatkan dia.
Di ibu pun tertegun. Dan bertanya bagaimana saya bisa menjadi sosok yang seperti itu. ? Yang dapat berperan mendidik cucu2ku dan penguat anak2ku. ?
Sang ibu pun mengatakan bahwa dia pergi umroh salah satunya untuk meminta solusi agar menjadi sosok yang seperti itu. Tapi sampai sekarang tak kunjung dapat solusi.
Sang anak pun mengatakan bahwa bukan dengan begitu solusinya bu. Itu hanya doa bukan usaha. Sangat berbeda antara doa dan upaya.
Sang anak pun mengistilahkan seperti orang yg sudah tidak mandi 2 hari lalu dia berdoa agar bersih apakah bisa. ??
Tentu tidak. Perlu ada usaha perlu mandi , perlu digosok dulu pake sabun, sikat gigi dan sampo baru bisa bersih.
Hikmah yang didapat adalah berusaha lah jangan hanya doa. Berfikir , berjuang , dobraklah hijab yang selama ini menghalangi.
Semoga Sang Maha Kuat memberikan kita kekuatan untuk berusaha maksimal. Aamiin