Bukan Rezekimu Yang Sedikit Tapi Syukurmu
Bukan Rezekimu Yang Sempit Sering kali manusia mengira bahwa sempitnya rezeki adalah sebab utama dari gelisahnya hati, padahal kurangnya rasa syukur justru lebih sering menjadi akar bagi kegelisahan itu sendiri. Syukur adalah cahaya yang membuat sedikit terasa cukup dan banyak terasa bermakna. Tanpa syukur, nikmat sebesar apa pun terasa kosong dan jauh dari membawa ketenangan. Dalam perjalanan hidup, manusia tidak pernah berhenti berharap agar Allah melapangkan rezekinya. Namun sering kali yang sempit bukanlah rezeki itu sendiri, melainkan hati yang belum belajar menghargai apa yang telah Allah titipkan. Gambar tentang seseorang yang sedang memancing di tengah hamparan pegunungan mengingatkan kita bahwa ketenangan tidak selalu hadir ketika nikmat melimpah, tetapi saat hati mampu melihat anugerah Ilahi pada hal yang tampak sederhana. Di sinilah makna syukur menemukan tempatnya. Rasulullah ﷺ bersabda sebagaimana ditulis dalam gambar: "Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit,...